Apakah yang dimaksud dengan single wire dan strain? Single wire adalah pengunaan satu buah wire di dalam tulangan beton. Sedangkan strain adalah pemakaian lebih dari satu wire yang di"twist" (dipelintir) menjadi satu kemudian barulah digunakan untuk struktur tulangan beton. Secara logika mungkin sudah bisa dibayangkan seberapa besar perbedaan kekuatan antara penggunaan single wire dan strain.
Sebagai ilustrasi, kita bisa membayangkan wire itu sebagai sebuah lidi. Apabila yang digunakan satu buah lidi maka kekuatannya akan lebih rapuh dibandingkan dengan banyak lidi yang diikat menjadi satu. Maka seemakin banyak lidi yang digunakan, kekuatannya juga akan semakin besar. Demikian halnya dengan wire, kekuatan strain pasti lebih besar daripada single wire. Begitu pula jika apabila wire yang digunakan dalam strain lebih banyak, maka kekuatannya juga akan jauh lebih besar daripada strain yang mengunakan wire lebih sedikit.
Oleh karena itu, penggunaan single wire maupun strain haruslah disesuaikan dengan kebutuhan. Apabila kekuatan yang dibutuhkan kecil, cukuplah digunakan single wire. Kalaupun yang digunakan adalah strain tidak akan terjadi masalah yang fatal hanya saja membuang- buang wire yang sebenarnya tidak begitu dibutuhkan. Namun jika kekuatan yang dibutuhkan besar, maka diharuskan menggunakan strain. Apabila yang digunakan single wire maka akan terjadi kesalahan yang mungkin cukup fatal yaitu beton tidak akan mampu menopang beban sehingga beton akan rapuh atau bahkan patah yang akan menyebabkan beban jatuh.
Sebagai ilustrasi, kita bisa membayangkan wire itu sebagai sebuah lidi. Apabila yang digunakan satu buah lidi maka kekuatannya akan lebih rapuh dibandingkan dengan banyak lidi yang diikat menjadi satu. Maka seemakin banyak lidi yang digunakan, kekuatannya juga akan semakin besar. Demikian halnya dengan wire, kekuatan strain pasti lebih besar daripada single wire. Begitu pula jika apabila wire yang digunakan dalam strain lebih banyak, maka kekuatannya juga akan jauh lebih besar daripada strain yang mengunakan wire lebih sedikit.
Oleh karena itu, penggunaan single wire maupun strain haruslah disesuaikan dengan kebutuhan. Apabila kekuatan yang dibutuhkan kecil, cukuplah digunakan single wire. Kalaupun yang digunakan adalah strain tidak akan terjadi masalah yang fatal hanya saja membuang- buang wire yang sebenarnya tidak begitu dibutuhkan. Namun jika kekuatan yang dibutuhkan besar, maka diharuskan menggunakan strain. Apabila yang digunakan single wire maka akan terjadi kesalahan yang mungkin cukup fatal yaitu beton tidak akan mampu menopang beban sehingga beton akan rapuh atau bahkan patah yang akan menyebabkan beban jatuh.